Manfaat gula semut dan bahaya gula rafinasi 

"<yoastmark

 

Kawan-kawan sudah pernah dengar apa itu Gula Rafinasi dan Gula Semut?

Manfaat gula semut dan bahaya gula rafinasi – Memang kedua jenis gula tersebut tidak terlalu populer karena kita biasa mengkonsumsi gula pasir tebu biasa. Maka dari itu yuk coba belajar apa itu Gula Rafinasi dan Semut.

Gula adalah barang yang sulit dipisahkan dari konsumsi kita setiap hari. Kawan juga sering dengar kalau kita disarankan mengurangi konsumsi gula karena bisa menyebabkan diabetes. Tapi kawan harus tau gula apa saja yang muncul di pasaran, terutama gula rafinasi yang katanya dapat menyebabkan kenaikan gula darah.

Gula Rafinasi

Manfaat gula semut dan bahaya gula rafinasi – Gula Rafinasi adalah gula murni dari gula kristal mentah yang kadar kadar pemurniannya lebih tinggi dari gula kristal putih, yaitu ICUMSA 45. Ciri-ciri gula rafinasi tampilannya lebih cerah, putih bersih, mulus, dan lebih lembut. Nah, biasanya gula ini dipakai buat pabrik minuman, makanan, dan obat-obatan lho, bukan untuk konsumsi langsung. Karena memang tidak banyak pabrikya, kadang saat ini Indonesia harus mengimpor.

Sedangkan kalau kita lihat pada gula pasir yang biasa kita konsumsi atau mungkin yang berbentuk gula batu, gula pasirnya biasa disebut gula kristal putih yang berasal dari tebu murni dengan kadar ICUMSA 200 sampai 300. Kadar ICUMSAnya memang tinggi karena pengolahannya belum maksimal, namun justru karena itu gula ini bisa kita konsumsi langsung.

Ciri-ciri gula kristal putih ini yaitu tampilannya agak kecoklatan, lebih kasar, dan tidak terlalu cerah. Nah, yang seperti ini justru meningkatkan perekonomian rakyat karena akan banyak orang yang bekerja menjadi sumber daya manusianya dan yang jelas karena harga gula pasir dipasaran stabil tentu para petaninya akan terus ada.

 

Gambar Gula, Gambar Gula Pasir, Gula Pasir, Gula Rafinasi

Gambar Gula

 

Apa bahaya mengkonsumsi Gula rafinasi?

Bahaya mengkonsumsi gula rafinasi secara langsung bisa dikatakan seperti badan kalian mencuri ketersediaan vitamin B kompleks dari sistem saraf, mengambil magnesium dari tulang dan gigi serta mengambil kalsium yang dapat menyebabkan osteoporosis. Kalau dikonsumsi terus-menerus bisa-bisa terjadi pengeroposan tulang. Selain itu disinyalir sebagai penyebab depresi dan penyimpangan perilaku. Kalau kata dokter, bisa juga mengakibatkan penuaan pada kulit melalui proses alami glikasi.

Oke kalau kawan sudah tahu apa itu gula rafinasi, coba kita pelajari tentang gula semut.

Gula Semut

Gula semut adalah gula yang diolah dari nira kelapa.  Kadang disebut gula jawa kristal atau gula merah kristal ini termasuk dalam jenis gula palma, seperti gula aren, bedanya gula aren itu dari pohon aren. Selain itu juga ada jenis gula semut kelapa dan gula semut aren.

Kenapa diberi nama gula semut yaitu karena bentuknya seperti rumah semut di tanah teksturnya. Karena bentuknya kristal, gula semut mudah ditakar dan mudah digunakan juga untuk keperluan konsumsi minuman ataupun masak. Untuk rasa, gula semut jelas akan menambah citarasa makanan dan minuman, sebab gula semut mempunyai rasa khas nira kelapa. Wangi dan warnanyapun berbeda. Warna gula semut kecoklat-kuningan, bahkan lebih coklat dari gula pasir biasa.

Kalau tadi kita bicara bahaya gula rafinasi, sekarang kita bicara apa manfaat gula semut. Dibanding gula rafinasi dan pasir biasa, jelas gula semut lebih sehat.

5 Manfaat Gula Semut

  1. Mencegah Diabetes

Gula pasir yang biasa Kawan konsumsi dapat menyebabkan diabetes. Hal tersebut dikarenakan kandungan glikemik gula pasir yang tinggi. Panganan berglikemik tinggi yang mengandung gula pasir dapat menaikkan gula darah kawan secara drastis.

Maka dari itu, gula semut yang memiliki kadar glikemik rendah bisa menjadi pengganti gula pasir harian kawan-kawan. Glikemik yang rendah pada gula semut akan mengelola gula darah Kawan. Mengonsumsi gula semut dapat mencegah diabetes.

 

  1. Menjaga Kadar Kolesterol

Berdasarkan riset dari Food and Nutrition Research Institute, bahwa gula semut mengandung fitonutrien seperti flavonoid, antosianin dan polifenol. Fungsi fitonutrien gula semut tersebut untuk tubuh Kawan sangatlah vital. Beberapa diantaranya yaitu menurunkan kadar kolesterol jahat dan mengurangi inflamasi. Kemampuan fitonutrien gula semut dalam mengurangi kolesterol LDL penting untuk menjaga kesehatan jantung Kawan.

 

  1. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Dalam Gula semut terdapat inulin, dimana inulin adalah salah satu jenis serat pangan. Inulin berperan dalam menjaga kesehatan pencernaan Kawan. Mengonsumsi bahan makanan yang dilengkapi inulin seperti dapat meningkatkan imunitas tubuh. Inulin juga berguna dalam mencegah serta mempercepat penyembuhan diare.

 

  1. Menjaga Kesehatan Saraf dan Fungsi Otot

Gula semut mengandung banyak magnesium. Lebih dari 300 reaksi biokimia di tubuh Kawan membutuhkan magnesium. Fungsi magnesium itu adalah menjaga fungsi saraf dan otot Kawan. Selain itu, magnesium pun baik untuk memelihara otot jantung Kawan serta kekuatan tulang.

 

  1. Mengurangi kemungkinan Osteoporosis

Disamping adanya magnesium, gula semut juga mengandung kalsium yang cukup baik. Kalsium memiliki banyak manfaat seperti menjaga sendi, otot dan tulang Kawan selalu sehat dan tentunya mengurangi kemungkinan Osteoporosis.

Nah beda banget ya, kalau ada gula rafinasi banyak bahayanya, gula semut justru banyak manfaatnya. Maka dari itu ayo kita beralih pada gula semut.


1 Comment

Alat Pembuat Gula Semut dan Cara Membuat Gula Semut · February 5, 2018 at 8:00 am

[…] Kalau mau baca lebih lengkap tentang gula semut dan manfaat gula merah semut serta perbedaannya dengan gula rafinasi (atau gula pasir biasa) baca disini : http://www.ecoconut.co.id/manfaat-gula-semut-dan-bahaya-gula-rafinasi/ […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *